Skip to main content

Posts

Monetary Policy Review Q-II-2012

In the near future, Bank Indonesia will focus on the efforts of maintaining internal and external imbalances especially maintaining exchange rate and inflation. Current interest rate policy combined with macro prudential policy will still be implemented to control inflationary pressure especially in demand side. Furthermore, coordination with government needs to be strengthened to address the supply side unpredictability.

Update Sektor Ritel 2011

Setelah off beberapa saat, update Fairconomics kali ini akan membahas tentang perkembangan dunia ritel saat ini dimana pasca putusan KPPU tahun 2009 ternyata sudah banyak perubahan. Meskipun demikian saya coba gambarkan dulu bagaimana kemajuan sektor ini. Seiring dengan pertumbuhan kelas menengah di Indonesia, pertumbuhan ritel modern semakin meningkat terutama sejak tahun 2005. Setelah mengalami pertumbuhan yang lamban sebesar 5% pada tahun 2009 lalu, Economist Intelligent Unit (EIU) mengukur bahwa tahun 2010 sektor ritel tumbuh sebesar 10% dan sampai dengan 2015 diprediksi sektor ritel akan tumbuh sebesar 12 – 15%. Konsumen yang selama ini terbiasa dengan adanya pasar tradisional sebagai pusat kegiatan akan segera beralih dengan adanya pusat perbelanjaan dan hypermarket yang menawarkan kenyamanan dan juga hiburan.

Keterkaitan Erat Hukum dan Kebijakan Persaingan Usaha dalam Rangka Peningkatan Investasi

Belakangan ini banyak sekali pemberitaan di media massa yang menyatakan bahwa beberapa putusan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) bukannya menyelesaikan permasalahan persaingan usaha namun dapat menghambat iklim investasi. Beberapa kasus yang diputus oleh KPPU menuai kontroversi oleh berbagai pihak, antara lain putusan bersalah terhadap Medco dalam perkara Donggi-Senoro maupun beberapa kasus kartel minyak goreng mauapun fuel surcharge. Kesemuanya berujung pada pertanyaan yang sama. Benarkah rezim persaingan usaha di Indonesia masih pro investasi?

Gimana 2010, Kemana 2011

Beberapa hari yang lalu tim gua ngadain diskusi sama temen2 dari Direktorat Kebijakan Moneter Bank Indonesia tentang kemana ekonomi 2011. Bang @faisalbasri juga kita undang untuk join diskusi ini. Tujuan diskusinya sih simpel aje, kita pengen tau tentang gimana proyeksi ekonomi taun 2011 ini dan kira2 sektor ekonomi mana nih yang perlu kita sorot kinerjanya, karena sedikit banyak ini bakal ngebantuin gua terutama soal kerjaan gua selama setaun kedepan.

Tantangan Persaingan Usaha 2011

Pada tahun 2011 Indonesia masih akan menghadapi tantangan ekonomi seperti kenaikan harga beberapa komoditas pangan. Tingginya harga cabai hingga Rp100.000/kg di beberapa tempat serta harga beras kualitas sedang yang telah menyentuh angka Rp7000,- merupakan salah satu fenomena pembentukan inflasi. Rencana price capping kenaikan tarif dasar listrik sebesar 18% diperkirakan akan juga memberikan tekanan inflasi yang kuat mengingat listrik merupakan salah satu komponen biaya yang harus dikeluarkan oleh pelaku usaha dalam proses produksinya. Kenaikan harga tersebut didorong selain didorong oleh tingginya demand dari konsumen juga diakibatkan karena keterbatasan supply produk di pasar. Keterbatasan supply jika tidak disebabkan karena kenaikan harga barang baku, dapat mengarah pada perilaku persaingan usaha tidak sehat melalui berbagai bentuk, baik berupa abuse of dominant position dari pelaku usaha tertentu maupun akibat dari praktek kartel.

Proteksi Ekonomi Nasional dalam Hukum dan Kebijakan Persaingan Usaha di Indonesia

Memang tidak dapat dipungkiri bahwa undang-undang ini lahir salah satunya berkat peran dari institusi yang selama ini dikenal dengan cap neoliberalis yaitu IMF. Pada waktu itu pemerintah Indonesia menyetujui perjanjian pemberian kucuran dana dari IMF sebesar US$43 miliar yang bertujuan untuk mengatasi krisis ekonomi pada tahun 1998. Kucuran dana segar yang diberikan disertai dengan syarat yaitu pemerintah Indonesia harus melakukan reformasi ekonomi dan hukum ekonomi tertentu yang salah satunya adalah dibuatnya undang-undang antimonopoli.

do we still need a word 'Ganyang' literally?

After a bunch of time, there's some note I write on Indonesian relationship with our neighbor country Malaysia which getting hotter lately. I'll start with a simple question, Do we really have to start a WAR with them? This question emerges after some incident, our Government Fisheries officers are being captured by Malaysian military officers. Situation is getting worse after public knows that those Indonesian officers are doing their job to capture Malaysian fish-burglar for illegal fishing. Let's start with a real fact. Both Indonesia and Malaysia are members of United Nations (UN) and peace are the foremost priority. If Indonesia are consider to initiate war with Malaysia, World will spontaneously condemn it and it would simultaneously discourage Indonesia in many aspect. Moreover, Malaysia is signed a defense pact with four commonwealth countries. If Indonesia are attacking Malaysia, these four commonwealth countries will also on offensive stance opposing Indonesia. Fu...